Senin, November 19"Satyam Vada, Dharmam Chara" - Taittiriya Upanishad

Blog-Bahasa

Pengantar Agama Hindu

Pengantar Agama Hindu

Miscellaneous
Agama Hindu, sebuah agama tradisi berasal dari India, yang mengandung kepercayaan dan amalan ajaran Hindu. Kata Hindu didapat dari kata sungai Sindhu, atau Indus. Pada awalnya merupakan istilah geografis yang merujuk pada India atau sebuah wilayah di India (dekat Sindhu) sejauh hingga abad ke-6 Sebelum Masehi (SM). Kata Hinduisme sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang baru muncul. Hinduisme memasuki bahasa Inggris pada awal abad ke-19 untuk menggambarkan kepercayaan dan amalan dari penduduk India yang tidak menganut agama Islam maupun Kristen dan tidak mengamalkan Judaisme maupun Zoroastrianisme. Di dalam persoalan kebanyakan agama, kepercayaan dan amalan datang pada permulaan, dan kemudian mereka yang menganutnya diakui sebagai pengikut. Di dalam perkara tradisi Hindu, namun, pengaku...

Mengapa Murti-puja adalah penawar dari fundamentalisme

Uncategorized
Maafkanlah hamba, Oh Siwa, ketiga dosaku pada diriku sendiri! Saya datang berziarah ke Kashi lupa bahwa Engkau ada di mana-mana. Di dalam pemikiranku mengenai-Mu aku melupakan bahwa Engkau melampaui pemikiran. Di dalam doaku pada-Mu aku lupa bahwa Engkau adalah melampaui kata-kata.   Adi Shankaracharya Perintah-perintah dari agama Yahudi, Kristen dan Islam melarang “patung berhala” yang di mana membuat perbedaan utama antara konsep “pencipta” yang berada di luar pengertian manusia biasa, terpisah dan dicirikan dari ciptaan-“Nya”. Seluruh “pemujaan” dikhususkan pada sang Pencipta; merupakan pelanggaran besar untuk memuja sesuatu selain dari si Pencipta. Hal ini menyebabkan ikonoklasme, secara harfiah. Perusakan terhadap Buddha-Budha Bamiyan, contohnya, bukanlah aks

Apakah Arti Hinduisme?

Uncategorized
Sebuah ensiklopedia artikel harusnya mempunyai sebuah definisi pada mulanya, tetapi persyaratan ini menghadirkan kesulitan-kesulitan yang unik di dalam persoalan agama Hindu. Kesulitan ini timbul dari pandangan duniawi yang universal dari agama Hindu dan kesediaannya menerima serta merayakan filsafat beragam, ketuhanan, simbol, dan amalan. Suatu agama yang mengutamakan kesamaan dan berbagi karakteristik daripada perbedaan memiliki kendala dalam membedakan dirinya – kecuali jika kualitas ini dianggap sebagai ciri yang mendefinisikan. Hal ini tidaklah mengatakan bahwa tidak ada kepercayaan dan amalan yang mungkin diidentifikasikan sebagai ajaran Hindu, namun bahwa tradisi agama Hindu sebagian besar menaruh perhatian atas situasi manusia daripada situasi agama Hindu itu sendiri. Alih-alih